TAURA SYNDROME VIRUS (TSV) Menyerang Udang Anda
Pendahuluan
Introduksi udang jenis baru di Indonesia, yaitu : jenis Liopenaeus stylirostis
Dan L. vannamei ternyata membawa ancaman baru bagi budidaya udang di Indonesia. Munculnya virus penyebab penyakit Taura Syndrome Virus (TSV) sangat memungkinkan dan virus ini tidak kalah keganasannya disbanding dengan penyakit bercak putih pada udang windu. Beberapa ciri yang dapat menjadi indikasi serangan TSV dapat dijadikan indicator diantaranya :
Perhatikan adanya pigmentasi merah yang nyata pada ujung ekor, penyakit ini sering disebut juga “red tail”
Pada beberapa kasus serang kronis, timbul adanya melanisasi, terlihat seperti bercak hitam di seluruh tubuh
Pengamatan histopatologis : inti se linsang mengalami piknotik (inti mengkerut) atau pecah (karyoheksis)
Langkah langkah yang dapat dilakukan :
͠‐ Hindari penggunaan benur yang kurang jelas statuspenyakitnya
‐ Tambak yang terserang segera ditutuo agar tidak menular ke lokasi lain. Keringkan tambak selama 1 ‐ 2 minggu ‐‐
‐ Tambak dan peralatan yang terkontaminasi sebaiknya disucihamakan dengan khlorin 1 sendok makan dalam 5 ‐ 15 hari
‐ Udang yang sakit di panen dan dimusnahkan (dikubur atau dibakar), bila dikonsumsi harus dimasak makan dan air bekas cucian dibuat ke septik tank
‐ Jangan mengirim udang ke lokasi lain yang belum terwserang
Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Banten
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168 mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Assalamualaikum
Gathering Kavling menunggu situasi ya
*Info Kavling Beringin Putih Indonesia :*
https://youtu.be/mOgJOx80euk
https://beringinputihindonesia.com/elementor-158/
https://agroberinginputih.blogspot.com/p/kavling-beringin-putih-indoneaia.html
Whatsapp :
Wa.me/628111908208
Peluang Syirkah Ternak :
http://www.beringinputihindonesia.com
Saturday, May 30, 2015
Sunday, May 24, 2015
Usaha Budidaya Udang di Sulawesi Tenggara Hp. 08111908208, 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Pengembangan Usaha Budidaya Udang
di Sulawesi Tenggara
Pendahuluan
Teknologi budidaya udannng yang dikembangkan masyarakat saat ini umumnya masih tradisional, namun demikian pada beberapa daerah sudah melakukan budidaya dengan teknologi intensif dan semi intensif
Lokasi Pengembangan
Potensi lahan budidaya air payau di Sulawesi Tenggara adalah 84.200 hektar yang tersebar pada beberapa kabupaten/kota, yaitu kabupaten Muna, Kabupaten Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Bombana, Konawe Utara dan Kabupaten Kolaka Utara, sedangkan lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya udang adalah 20.284 hektar
Berdasarkan tingkat pemanfaatan lahan budidaya yang ada, maka peluang usaha budidaya air payau khususnya buididaya udang di Sulawesi Tenggara masih sangat menjanjikan
Teknologi Budidaya
Dibeberapa daerah sentra produksi udang sebagian telah menerapkan teknologi budidaya semi intensif bahkan adapula dengan tenologi budidaya yang intensif. Seoerti Kabupaten Muna, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Bombana dan Kabupaten Konawe Selatan
Benih dan Kebutuhan Benih
Tingkat Kebutuhan benih udang ditentukan oleh tingkat teknologi yang dikembangkan pada masing masing lokasi. Jumlah estimasi kebutuhan benih Sulawesi Tenggara berdasarkan luas lahan potensial adalah 664.800.000 ekorbenur per tahun. Benih tersebut sebagian besar di supply dari luar Sulawesi Tenggara
Produksi dan Produktifitas
Usaha budidaya udang dengan teknologi semi intensif, maupun intensif membutuhkan banyak pakan untuk pertumbuhan optimal sangat tergantung dari pakan buatan yang diberikan.
Dalam keadaan normal rata rata produksi udang yang dihasilkan oleh teknologi budidaya adalah 600 sampai 1000 kg per hektar, dengan penebaran 40.000 sampai 44.000 ekor/ha. Sedangkan untuk budidaya dengan dengan teknologi semi intensif dan intensif produksinya ditentukan oleh jumlah input produksi yanng digunakan sebagai acuan
Hama dan Penyakit
Hama penggangu yang biasa dijumpai adalah ikan ikan liar dalam tambak. Ikan liar tersebut selain akan menjadi pesaing dalam konsumsi pakan, bahkan ada jenis ikan liar yang bersifat predator bagi udang yang dibudidayakan
Jenis penyakit yang sering ditemui adalah beberapa jenis dari golongan jamur, seperti penyakit udang lumutan, penyakit udang sepatu, serta beberapa jenis penyakit dari golongan virus, seperti penyakit insang merah, penyakit bintik putih
Panen dan Pemasaran
Setelah melakukan pemerliharaan selama 100 sampai 120 hari, dalam keadaan normal biasanya berat rata udang vaname masuk dalam ukuran 50 sampai 60 ekor per kg.
Sistem pemasaran yang umum dilakukan di Sulawesi Tenggara adalah setelah diputuskan untuk panen maka antara pembeli dan petani terjadi negosiasi harga. Apabila harga telah disepakati maka pembeli akan datang ke lokasi tambak untuk menyaksikan panen, selanjutnya dilakukan transaksi jual beli
Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tenggara
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Pemakaian Minyak Cumi pada Petambak Udang Windu pada lahan 1 ha (empang)
- Persiapan Lahan saat lahan masih kering Campurkan 50kg
pupuk TSP dengan 2 liter minyak cumi biarkan selama 1 jam, lalu taburkan
dilahan yang kering biarkan selama 2 - 3 hari.
- Masukkan 1 botol
minyak cumi pada saat ketinggian air 1/3 kolam atau empang pada air pasang
pertama
- Masukkan 1 botol minyak cumi pada saat ketinggian air 1/2
kolam atau empang pada air pasang kedua
- Masukkan 1 botol
minyak cumi pada saat ketinggian air mencapai 10% batas atas kolam atau empang
pada air pasang ketiga
- Untuk pemberian pakan harian, setiap 1 kg pakan udang
diberikan 4 tutup botol minyak cumi
Pada lahan semi intensif campurkan pakan udang dengan
minyak cumi pada pagi dan malam hari
Assalamualaikum
Silahkan di share ke buyer
Ada FAQ juga lho...
Gathering Kavling menunggu situasi ya
*Info Kavling Beringin Putih Indonesia :*
https://youtu.be/mOgJOx80euk
https://beringinputihindonesia.com/elementor-158/
https://agroberinginputih.blogspot.com/p/kavling-beringin-putih-indoneaia.html
Whatsapp :
Wa.me/628111908208
Peluang Syirkah Ternak :
http://www.beringinputihindonesia.com
Pada lahan intensif, campurkan pakan udang dengan minyak
cumi pada pagi, sore dan malam hari
Saturday, May 23, 2015
Budidaya Udang Teknologi Sederhana Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
BUDIDAYA UDANG WINDU
TEKNOLOGI SEDERHANA
PENDAHULUAN
Budidaya udang windu di
tambak adalah salah satu usaha perikanan yang cukup menjanjikan. Permintaan
Pasar terhadap komodittas udang wind uterus mengalami peningkatan, oleh karena
itu pemerintah menetapkan udang windu adalah salah satu komoditas hasil
pertanian yang ditetapkan sebagai komoditi unggulan dalam menunjang program
revitalisasi Perikanan dan Kelautab
Program
tersebut bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan
kerja dan pengurangan kemiskinan
TEKNOLOGI BUDIDYA
A.
Konstruksi Tambak
¤
Luas Petakan 1 – 2 Ha
¤ Bentuk petakan sebaiknya persegi
panjang
¤ Luas caren 20 -
30%
dari luas petakan
¤ Kedalaman Caren 30 –
40 cm dari permukaan pelataran
¤ Jumlah pintu air 1 buah
B.
Persiapan Pemeliharaan
¤ Pengeringan tanah
dasar tambak sampai retak – retak
¤ Pemberantasan hama
dengan saponin 15 – 30 ppm ( 20 – 60 kg/ha )
¤
Pengolahan dan pengapuran tanah tambak
¤
Pertumbuhan pakan alami melalui pemupukkan. Pupuk organic 500 – 1000 kg/ha atau
Urea 100 – 150 kg dan SP 36 100 – 150kg/ha
C.
Penebaran
¤ Jumlah benur 15.000 –
20.000 ekor/ ha/ mt
¤ Ukuran
benur PL 20 – 25 atau tokolan 2 minggu
D.
Jenis Pakan
Alami
+ Buatan ( Pellet ), untuk pakan buatan diberikan 1 bulan sebelum panen dengan
dosis 3 % dari bobot biomassa dengan frekuensi 2 kali per hari
E.
Pengelolaan air
¤
Pengelolaan air adalah kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan kelayakan
kualitas air selama masa pemeliharaan
¤ Pemasukan dan pengeluaran air secara
gravitasi dan menggunakan pompa
¤ Kadar
garam 15 ‐ 30 per mil
¤ Kedalaman
air 80 ‐ 100 cm
PANEN DAN
PENANGANANYA
Panen dilakukan setelah udang
dipelihara selama 4 ‐ 5 bulan
dengan ukuran rata ‐ rata 30
ekor per kg. Sebelum udang dipanen terlebih dahulu disampling untuk mengetahui
udang dalam keadaan berkulit keras atau lembek, panen di lakukan pada saat
udang dalam keadaan berkulit keras (tidak moulting)
Setelah udang di panen segera
dibersihkan, kemudian dimasukkan ke dalam wadah dan diberikan pecahan es untuk
menjaga kesegaraanya sampai ke penampungan atau cold storage
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Monday, May 18, 2015
TEKNIK PEMBENIHAN UDANG WINDU Hp. 08111908208, 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
TEKNIK PEMBENIHAN
UDANG WINDU
Penaeus monodon fabriculus
A. PENYEDIAAN DAN PENGELOLAAN INDUK
Kriteria
Seleksi Induk
Induk
yang baik mutunya mempunyai ciri ‐
ciri sehat dan tidak cacat fisik. Kondisi sehat ditunjukkan dari warna tubuh
yang cerah dan segar, tidak ada tanda tanda nekrosis, khususnya pada bagian
ekor serta terdapat kelengkapan organ tubuh. Anggapan bahwa semakin besar
ukuran induk tentunya akan menghasilkan telur yang lebih banyak dibandingkan dengan
induk yang berukuran kecil tidak selamanya benar dan diperkirakan bahwa induk
berukuran besar pada umumnya sudah tua dan kurang produktif. Kenyataan juga
menunjukkan bahwa induk berukuran besar sangat sensitive terhadap perubahan
lingkungan. Sehingga diperlukan adanya ukuran optimum induk yang lebih
menguntungkan bagi pembenihan. Ukuran optimum pemijahan induk udang windu untuk
betina mempunyai panjang 23, 5 ± 1 cm dan berat 175 ± 25 gram, sedangkan untuk jantan
mempunyai panjang 20 ± 1 cm dan berat 120 ± 10 gram
Pengelolaan Air dan Pakan Induk
Saat tiba
dilokasi hatchery, induk diadaptasikan terhadap suhu dan salinitas. Pakan yang
diberikan berupa cacing laut, cumi ‐ cumi dan
tiram dengan dosis 25 ‐ 30% dari
berat badan. Pergantian air pemeliharaan sebanyak 100% pada pagi hari bersamaan
dengan pembersihan sisa – sisa kotoran pakan didasar bak. Percepatan pematangan
gonad dilakukan dengan ablasi mata dengan memotong salah satu tangkai mata
dengan gunting yang telah dipanaskan. Peneluran dilakukan setiap individu induk
yang matang pada bak bak yang terpisah agar pemeliharaan larva dapat dilakukan
pada naupilus yang dihasilkan induk dengan periode peneluran yang sama. Setelah
bertelur, pada pagi hari dilakukan pemanenan telur secara hati ‐ hati dengan saringan berukuran 200
mesh. Setelah dilakukan pematangan kualitas dan perhitungan jumlah telur,
kemudian ditetaskan pada bak bak penetasan
Penetasan Telur
Telur akan
mengalami tingkatan perkembangan embrio melalui pembelahan sel. Paada kondisi lingkungan
yang baik, perkembangan embrio akan berlangsung normal, namun tidak jarang pula
embrio berkembang abnormal oleh karena infeksi bakteri atau jamur. Untuk
mendapatkan daya tetas telur dan mutu larva yang baik, maka penanganan telur
merupakan tahapan awal yang sanngat penting. Telur yang akan ditetaskan harus
bersih dan ditangani secra hati – hati, baik sewaktu dipanendari bak pemijahan
maupun pada saat dipindahkan ke dalam bak penetasan. Daya tetas telur sangat
berkolerasi sekali dengan daya kelanngsungan
hidup larva. Oleh karena itu daya tetas telur yang rendah sebaiknya tidak
dipergunakan untuk produksi benur, karena ada kecenderungan naupil dari hasil
penetasan telur dengan presentase rendah akan menghasilkan benur yang tidak
tahan terhadap perubahan lingkungan. Daya tetas telur yang sesuai untuk
digunakan dalam produksi benurndisarankan minimal diatas 50%
Nauplius
Mutu
naupli dapat diketahui dari warna serta gerakannya. Naupli yang berwarna coklat
Dapat
diklasifikasikan dengan baik, sedangkan gerakan naupli yang sehat sangat aktif
sehingga waktu istirahatnya sangat pendek dan tidak pernah berada didasar bak.
Disamping itu, naupli sangat responsive terhadap cahaya karena mempunyai sifat
photoaxis aktif
B. PEMELIHARAAN LARVA
Kepadatan
Larva
Optimasi kepadatan nauplius dalam bak pemeliharan larva
dianjurkan tidak lebih dari 100 ekor /liter
Pemberian
Pakan
Pemberian
Pakan alami dan buatan selama pemeliharaan dapat dilihat pada table berikut :
Pengelolaan
Kualitas Air
Kualitas air merupakan hal yang sangat
penting dalam kehidupan larva yang menentukan keberhasilan pembenihan itu
sendiri. Pengelolaan Kualitas air perlu mendapatkan kontrol yang ketat karena sifat dari kualitas air
yang berdinamika dan hal ini biasa terjadi pada air dalam bak selama
pemeliharaan
Beberapa
parameter kualitas air sering merupakan faktor pembatas untuk kehidupan larva
seperti ketersediaan oksigen, adanya senyawa yang bersifat racun dan dapat
menimbulkan kematian massal. Pengelolaan kualitas air secara fisik dapat dilakukan dengan penyaringan partikel ‐ partikel yang ada dalam air dengan
menggunakan sand ultraviolet. Pada media pemeliharaan pengelolaan kualitas air dilakukan
penyiponan, pergantian air dan pemberian bakteri probiotik
Penyakit
dan Penanganannya
Pencegahan
penyakit dilakukan dengan pemberian pakan yang tepat dan pengaturan kualitas
air yang baik, menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan kerja merupakan cara
yang lebih penting dibandingkan dengan pengobatan. Larva yang sudah terserang
penyakit akan sulit untuk penyembuhannya, dan jika hal ini terjadi maka perlu
identifikasi jenis penyakit yang menyerang dan melakukan tindakan pengobatan
dengan jenis dosis obat yang tepat.
Penyakit yang susah diobati sebaiknya dilakukan karantina dan
dimusnahkan dengan menggunakan klorin sehingga tidak menyebar pada larva yang
lain
Metode
Panen
Panen dilakukan pada benih yang sudah
mencapai stadia Post Larva 12. Panen dilakukan dengan mengeluarkan air media
secara perlahan – lahan sampai pada volume mencapai 30% dari volume sebelumnya.
Kemudian benih dikeluarkan melalui saluran pipa secara perlahan dan ditampung
dengan saringan panen, selanjutnya benih ditampung dengan wadah dengan volume 500 liter dan
diberikan aerasi. Untuk pengepakkan (packing) dilakukan dengan menakar benur
dan dimasukkan dalam kantong plastik yang sudah berisi 2 liter air laut,
oksigen murni diberikan pada kantong sampai dengan perbandingan volume antara
air dengan oksigen sebesar 1 : 2. Kepadatan benur dalam kantong berkisar antara
2000 ‐ 3000 ekor dan diangkut
pada suhu berkisar antara 20 – 24 ℃
Sumber
: Balai Perikanan Budidaya Air
Payau Takalar
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Sunday, May 17, 2015
Penyakit pada udang disebabkan oleh Virus Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Penyakit pada udang disebabkan oleh Virus
∞ Bercak
Putih atau White Spot Syndrome
Disebabkan
Oleh Virus White Spot Baculovirus Complex yang menyerang Golongan udang penaeid
( Penaeus monodon,Penaeus
Japonicus, Penaeus Chinesis, Penaeus Indicus, Litopenaeus Vannamei,dll ) serta
generals krustase
air, bersifat sangat virulen dan menyebabkan kematian hingga 100%
Gejala Klinis
:
» Infeksi akut menyebabkan penurunan konsumsi Pakan secara drastis
» Lemah, berenang ke permukaan air, tidak terarah atau mengarah ke pematang tambak
» Tampak bercak putih di karapas dan rostrum
» Udang yang sekarat umumnya berwarna merah kecoklatan atau pink
» Kematian hingga 100% dalam tempo 3 - 10 hari
» Infeksi akut menyebabkan penurunan konsumsi Pakan secara drastis
» Lemah, berenang ke permukaan air, tidak terarah atau mengarah ke pematang tambak
» Tampak bercak putih di karapas dan rostrum
» Udang yang sekarat umumnya berwarna merah kecoklatan atau pink
» Kematian hingga 100% dalam tempo 3 - 10 hari
∞ Taura Syndrom (TS)
Penyebab Virus picorna-like RNA menyerang hari 14 -40 pasca tebar di tambak dengan tingkat kematian 95%
Gejala Klinis :
» Warna tubuh merah pucat dan warns merah pada ekor kipas lebih tegas
» Udang lemah, menolak Pakan yang diberikan dan udang yang sekarat mendekat ke pematang
» Pada infeksi berat, pernafasan tidak teratur pada insang yang terinfeksI
∞ Infectious Hypomal & Haematopoletic Necrosis (IHHN)
Transmisi
virus IHHNV relatif cepat dan efisien melalui luka akibat kanibalisme udang
saat moulting. Transmisi dari induk le
larva umumnya berasal dari ovari induk betina. Infeksi virus IHHN pada udang
vaname akan mengakibatkan pertumbuhan yang sangat beragam, rostrum.bengkok dan
kutikula kasar
Gejala Klinis :
» Nafsu makan menurun,
pertumbuhan lambat,perubahan warna kulit dan perubahan tingkah laku » Bercak
putih terutama antara segmen dan karapas
»
Berenang dipermukaan secara perlahan, hilang keseimbangan, dan bergerak
berputar dan selanjutnya tenggelam perlahan dengan posisi terbalik
»
Populasi udang dengan gejala tersebut umumnya akan mengalami laju kematian yang
tinggi 3 - 10 hari
∞ Virus Udang Rebus
atau Infectious Myonecrosis (IMN)
Udang
vaname rentan terhadap serangan virus udang rebus yang disebabkan oleh virus
Toti-like. Penularan penyakit ini berlangsung dari induk ke keturunannya juga
dari udang yang terinfeksi ke lingkungannya. Pola serangan bersifat akut,
ditandai munculnya gejala klinis secara tiba tiba dan tingkat kematian antara
60 - 85%
Gejala Klinis :
»
Kerusakan (nekrosa) berwarna putih keruh pada otot/daging menyerupai guratan
terutama pada otot perut bagian atas
» Pada beberapa kasus, kerusakan daging putih
keruh ini berubah menjadi kemerahan sehingga menyerupai udang rebus
∞ Spherical
Baculovirosis atau disebut Monodon Baculo Virus (MBV)
Penyakit
yang disebabkan virus Penaeus monodon-type Baculovirus merupakan salah satu
penyakit virus yang pertama kali
dikenal.pada budidaya udang penaeid di Indonesia
Gejala
Klinis
» Lemah dan kurang nafsu makan
»
Infeksi pada organ insang atau permukaan tubuh lainnya
»
Hepatopankreas dan saluran pencernaan berwarna keputihan
»
Terdapat bintik hitam di cangkang dan biasanya diikuti dengan infeksi bakteri,
sehingga berlanjut pada kerusakan alat
tubuh udang
∞ Yellow Head Disebabkan
oleh Virus Yellow Head
Udang windu merupakan
jenis udang yang sangat sensitif, pada kasus akut dapat mengakibatkan kematian
hingga 100% dalam tempo 3 - 5 hari sejak pertama kali gejala klinis muncul
Gejala Klinis :
» Juvenil udang berukuran antara 5 - 15 gram memiliki nafsu
makan yang tinggi selama beberapa hari, untuk selanjutnya berhenti makan secara
tiba - tiba
»
Sekitar 3 hari setelah menolak makan, mulai terjadi kematian massal
»
Udang yang sekarat berkumpul di dekat permukaan air atau ke sisi pematang
kolam/tambak
∞ Penyakit Ekor Putih pada Udang Galah atau
Macrobranchium White Tail Disease
Virus
Macrobrachium rosenbergii Noda Virus (MrNV) dan extra small virus (XSV)
menyerang udang galah, pada benih dapat mematikan dalam jangka 2 - 3 hari. Pada
udang galah dewasa, bagian sepalotorak lembek diikuti munculnya struktur dua
kantung yang menggembung berisi cairan di kanan-kiri hepatopancreas
Gejala Klinis :
» Lemah, anorexia dan memutih pada otot abdominal pada PL
»
Secara bertahap kedua sisi hingga mengakibatkan degenerasi telson dan uropod
»
Warna keputihan pada ekor merupakan gejala klinis yang definitif sehingga
disebut penyakit ekor putih
» Warna kehitaman (melanisasi) akan mengembang
ke kedua sisi (anterior & posterior) dan menunjukkan degenerasi dari telson
dan uropod
Sumber : DKPP DI Yogyakarta
Minyak Cumi
Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1.
Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Penyakit udang yang disebabkan oleh bakteri Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Penyakit udang yang disebabkan oleh Bakteri
Bakteri Vibrio harveyii, Vibrio alginolyctus,Vibrio parahaemolyctus menyebabkan Penyakit Vibriosis pada udang.Infeksi bersifat sekunder pada larva dalam keadaan stress dan lemah. Pada stadia post larva atau juvenil, kematian bisa mencapai 100%
Gejala Klinis :
» Tubuh udang nampak kusam dan kotor
» Nafsu makan menurun, kerusakan pada kaki dan insang, atau insang berwarna kecoklatan
» Jenis bakteri Vibrio spp yang berpendar umumnya menyerang larva udang dan penyakitnya disebut penyakit udang berpendar
» Udang yang terkena Vibriosis akan melanisasi pada kaki renang dan kaki jalan
» Udang yang sekarat sering berenang ke permukaan atau pinggir tambak
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Penyakit pada udang yang disebabkan oeh Parasit Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Penyakit pada udang yang disebabkan oeh Parasit
∞ Penyakit Dekil (Fouling Disease)
Menyerang udang terutama larva hingga kesulitan berenang makan serta moulting karena organ
insang atau tubuh dipenuhi organisme penempel
seperti Zoothanium sp, Epistylis sp, Vorticella sp, Enthoromorpha sp
Gejala Klinis :
» Berenang ke permukaan air dan tubuhnya berwarna buram/kotor
» Proses moulting terhambat dan Timbul peradangan pada kulit
» Lemah, kesulitan bernafas
» Nafsu makan menurun dan akhirnya matI
∞ Microoridiasis ( Cotton
Shrimp Diseases )
Disebut sebagai udang kapas atau using susu yang disebabkan oleh Microsporadia Nosema dan Peistophora. Mortalitas yang disebabkan relatif rendah
Gejala Klinis :
» Bagian tubuh udang yang terinfeksi berwarna putih susu dan lebih lunak
» Udang lemah, mudah stress, nafsu makan menurun, lamban serta mudah mati setelah penanganan
Disebut sebagai udang kapas atau using susu yang disebabkan oleh Microsporadia Nosema dan Peistophora. Mortalitas yang disebabkan relatif rendah
Gejala Klinis :
» Bagian tubuh udang yang terinfeksi berwarna putih susu dan lebih lunak
» Udang lemah, mudah stress, nafsu makan menurun, lamban serta mudah mati setelah penanganan
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Penyakit Udang akibat Jamur Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Penyakit Udang akibat Jamur
∞ Cendawan pada larva udang
Disebabkan Lagendium spp dan Sirolpidium spp, terjadi pada stadia nauplius, zoea hingga mysis
Gejala Klinis :
» Nafsu makan menurun, pergerakan lemah dan anemia
» Pada tubuh larva udang terlihat adanya hifa dan atau miselia cendawan
» Pada kondisi yang serius, larva udang sering terlilit dan dipenuhi oleh cendawan
∞ Fusariosis
Infeksi pada udang ditambak pada.stadia juvenil hingga dreads yang disebabkan jamur Fusarium
Gejala Klinis :
» Nafsu makan menurun, pergerakan lemah dan anemia
» Pada tubuh larva udang terlihat adanya hifa dan atau miselia cendawan
» Pada kondisi yang serius, larva udang sering terlilit dan dipenuhi oleh cendawan
∞ Fusariosis
Infeksi pada udang ditambak pada.stadia juvenil hingga dreads yang disebabkan jamur Fusarium
spp
Gejala Klinis :
» Cenderung menginfeksi bagian insang menjadi berwarna hitam
» Organ lain seperti kaki jalan, renang serta ekor udang mengalami kerusakan bahkan reroutes
» Pada bagian tubuh lain sering ditemukan adanya luka atau.gejala seperti terbakar
Gejala Klinis :
» Cenderung menginfeksi bagian insang menjadi berwarna hitam
» Organ lain seperti kaki jalan, renang serta ekor udang mengalami kerusakan bahkan reroutes
» Pada bagian tubuh lain sering ditemukan adanya luka atau.gejala seperti terbakar
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Saturday, May 16, 2015
Deteksi dan Pengobatan Penyakit Lobster Black Gill Disease Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Deteksi dan
Pengobatan Penyakit Lobster
Black Gill Disease
Penyebab : perlekatan sperma
yang menjendal pada lobster betina
Gejala :
menyerang pada betina dewasa, sperma yang menjendal
menyerupai karet
Pencegahan : menyeimbangkan sex ratio,
pemberian betina tiruan
Sumber : Balai Perikanan
Budidaya Laut Lombok
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Deteksi dan Pengobatan Penyakit Lobster Black Gill Disease Jamur Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Hp. 0852.6435.6110 dan 0852.1079.2168
Deteksi dan
Pengobatan Penyakit Lobster
Black Gill Disease Jamur
Penyebab
: fusarium sp
Gejala
: insang menjadi kehitaman, menyerang
lobster ukuran besar, kematian rendah, tapi pertumbuhan terhambat
Pengendalian :
perendaman formalin 100 sampai 200 ppm selama 10 sampai 15 menit , satu
kali sehari, selama 3 sampai 4 hari
Sumber : Balai Perikanan
Budidaya Laut Lombok
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
Subscribe to:
Posts (Atom)








